Tugas part. 2 pada pertemuan ke
enam
Pada hari Kamis, 23 Oktober 2014
Pukul 09.30 – 11.10 di ruang 201A Gedung Lama PPs UNY
Weni Gurita Aedi
Pend. Matematika B (S2)
14709251012
Tugas Kuliah Filsafat Ilmu Pertemuan Ke-enam (part.2)
Berikut terdapat beberapa pertanyaan dari saya (Weni
Gurita Aedi) yang dijawab oleh saudara Veronica Wiwik Dwi Astuty (14709251063),
yaitu :
1.
Bagaimana perbedaan berfikir biasa dan berfikir filsafat?
Berpikir biasa adalah suatu cara dalam menggunakan akal
atau otak secara sederhana untuk memperoleh pengetahuan pada waktu menghadapi
suatu permasalahan hidup ini. Hal itu dilakukan sebagai cara untuk
mempertahankan hidup yang senantiasa berhadapan dengan masalah. Sedangkan
berpikir filsafat adalah suatu penggunaan akal atau otak berdasarkan
aturan-aturan tertentu secara efektif dan terperinci. Sehingga setiap masalah
kehidupan dapat diselesaikan dengan langkah-langkah yang tersusun jelas untuk
mencapai jawaban yang sesuai dengan kebenaran.
2. Bagaimana hubungan manusia dengan sesama manusia?
Manusia merupakan
makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan dari orang lain.
Hal itu memanglah suatu pernyataan yang sesuai dengan kebenaran dalam kehidupan
ini. Sehingga kita sebagai manusia akan terus mempunyai hubungan dengan
sesamanya dalam menjalani kehidupan ini. Sekecil apapun itu, tidaklah dapat
seorang manusia mampu hidup tanpa melakukan hubungan dengan sesama manusia.
Itulah makna hubungan kita sebagai seorang manusia dengan sesama manusia.
3. Bagaimana peranan etika dan moral dalam upaya mengatasi kekacauan dalam berbagai kehidupan saat ini ?
Etika dan moral berperan penting di dalam
kehidupan ini yaitu untuk mengendalikan tingkah laku manusia yang bernilai baik dan buruk. Menjalani hidup dengan adanya etika dan moral maka kehidupan manusia secara tidak langsung sudah ada yang mengatur walaupun bukan dengan aturan tertulis. Etika dan Moral yang terus menerus diperhatikan dan ditegakkan akan membatasi ruang gerak manusia supaya tetap berlaku baik dengan ada atau
tidaknya suatu aturan tertulis yang mengikat manusia itu.
4. Apakah perbedaan khayalan dan cita-cita?
Khayalan dan
cita-cita merupakan dua hal yang hampir sama tapi mempunyai makna yang berbeda
di antara keduanya. Khayalan itu dapat berupa
suatu cita-cita, tapi cita-cita belum tentu ada dalam khayalan. Cita-cita itu khayalan yang punya alas an dan latar belakang. Misal: dasarnya
adalah orang
tua. Jika orang tuanya seorang guru, maka ia mempunyai cita-cita menjadi seorang
guru. Selain itu, cita-cita merupakan berkhayal yang terstruktur dan khayalan
yang bias di pertanggung jawabkan. Sedangkan berkhayal itu suatu impian
yang terputus-putus tanpa adanya suatu kekonsistenan di dalamnya. Tidak didasari dengan suatu kemampuan yang memungkinkan
dan terjadinya suatu khayalan itu belum tentu terjadi pada kenyataan dalam
hidup ini.
5. Apakah Perbedaan Logika dan Penalaran?
Logika merupakan cara berpikir secara luas dengan menggunakan rasio untuk menyelesaikan suatu permasalahan dengan langkah
dan metode yang terstruktur. Sedangkan penalaran merupakan suatu
proses berpikir dalam menarik suatu kesimpulan yang berupa pengetahuan bisa berupa pengetahuan baru atau pengetahuan sebagai
pelengkap pengetahuan sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar